Jilbab Munira

Jilbab Munira

Hai para wanita hijabbers yang berbahagia, dan insyaallah yang di rahmati oleh Allah SWT. Nah berikut ini kami akan mengulas mengenai jilbab yakni jilbab munira. Berikut ini ulasan selengkapnya.
Jilbab adalah pakaian longgar yang menutupi seluruh tubuh. Idna’ artinya mendekat dan melipat. Kalimat “yudnina ‘alaiminna min jalabibihinna” berbentuk informatif yang mengandung makna perintah, yaitu “ulurkanlah”, atau jawab al-amr. Kata “ ‘alaimin” memuat mudhaf yang dibuang yaitu kata ruwwusa, jadi artinya “di atas kepala mereka”. Sedangkan kata depan (min) menunjukkan arti bagian. Dengan demikian, makna ayat ini adalah hendaklah mereka mengencangkan jilbab di atas dahi mereka hingga menutup kepala di atas kerudung mereka.
Mengulurkan jilbab lebih sempurna dari sekadar memakai kerudung, karena jilbab dapat menutup seluruh tubuh berikut perhiasan dan lekuk tubuh. Sebab, apabila dia menurunkan sebagian jilbabnya di kepala, tentu sisanya akan tetap menutup seluruh tubuh.
Berikut beberapa aysar yang menerangkan persoalan di atas:
  1. Ibnu Abbas r.a meriwayatkan, “Dahulu perempuan merdeka mengenakan pakaian seperti halnya budak perempuan. Allah SWT pun memerintahkan perempuan mukmin untuk mengulurkan jilbab di atas tubuh mereka. Maksud mengulurkan jilbab adalah bercadar dengan jilbab dan mengikatkan jilbab pada kening.” (HR. Ibnu Jarir dan Ibnu Mardawaih)
  2. Ibnu jarir dan Abu Hayyan dalam al-Bahr al-Muhith meriwayatkan, “yaitu menutupkan jilbab di atas kening dan mengikatnya dengan kencang, kemudian melipatnya ke hidung. Sekalipun kedua matanya akan terlihat, tetapi jilbab menutup dada dan sebagian besar wajah.
  3. Qatadah meriwayatkan, “Allah SWT mengambil janji mereka; jika mereka keluar rumah, hendaknya bercadar di atas alis: ‘yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenali’ Dahulu, bila budak perempuan merdeka untuk menyerupai budak perempuan.” (HR. Ath-Thabrani)
  4. Sa’id bin Jubair r.a meriwayatkan, “mereka mengulurkan jilbab di seluruh tubuh. Yaitu mengenakan cadar di atas kerudung. Wanita menutup kepala dan leher dengan jilbab.” (HR. Ibnu Abi Hatim)
  5. Ikrimah r.a mengatakan, “yaitu menutup bagian depan lehernya dengan jilbab dengan cara mengulurkan di atasnya.”
  6. Hasan Basri mengatakan,”yaitu menutup sebagian wajahnya.”
Pendapat pilihan: Apabila perempuan keluar dari rumah hendaklah mengenakan kerudung, kemudian di atas kerudung itu di tutup dengan jilbab. Ini akan lebih menutupi bagian atas tubuh dan menyembunyikan lekuk tubuh bagian atas. Cara menutup tubuh seperti ini cukup untuk membedakan antara perempuan merdeka dengan budak.
Jilbab Munira lebar dari produsen busana muslimah kaos merek Ukhti hadir dengan penampilan yang adem dan cantik.

 
Kerudung Munira dengan bahan utama Jersey dan Ceruty dengan rumbai dibagian bawahnya semakin menambah kecantikan pemakainya, yaitu muslimah Indonesia.
Apabila anda ingin berpenampilan menarik dan muslimah. Segera pesan jilbab munira di sini:
BBM    : 5F03DE1D
WA      : +628123831280
Telpon/SMS  : 0812-3831-280
Banyak ukuran dari mulai anak-anak sampai dewasa pun disini ada.
Tuggu apalagi segera pesan jilbab muniranya. Keburu stoknya habis. 
Berikut ini adalah motif terbaru Jilbab Munira sebagai pengganti motif sebelumnya (di katalog)

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *